TNI AD dan Marinir Tenangkan Mahasiswa

0
26
TNI AD dan Marinir Tenangkan Mahasiswa
TNI AD dan Marinir Tenangkan Mahasiswa

TNI AD dan Marinir Tenangkan Mahasiswa
Prajurit Tentara Nasional Indonesia AD dan Marinir berada di barisan terdepan untuk menenangkan mahasiswa yang masih bertahan di sekitar jembatan layang (flyover) Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada Selasa (24/9/2019) malam.

“Adik-adik mohon tenang, di barisan depan yaitu Tentara Nasional Indonesia dan Marinir. Tolong hormati Tentara Nasional Indonesia dan Marinir yang mengimbau semoga adik-adik kembali ke rumah,” ujar salah seorang polisi melalui pengeras suara.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Prajurit Tentara Nasional Indonesia AD dan Marinir berada di barikade terdepan, sementara anggota kepolisian membentuk barikade di belakangnya.

Prajurit Tentara Nasional Indonesia AD dan Marinir secara persuasif meminta mahasiswa untuk membubarkan diri. Sempat terjadi kericuhan di atas jembatan layang JCC, namun secara cepat petugas kepolisian berhasil melokalisir kericuhan sehingga tidak meluas.

Imbauan dari prajurit Tentara Nasional Indonesia dan Marinir berbuah hasil. Mereka sukses menenangkan mahasiswa dan sejumlah massa yang masih bertahan. Mahasiswa dan massa terdengar menyanyikan lagu-lagu bernada apresiasi terhadap prajurit dari dua matra tersebut.

“Terima kasih bapak TNI, terima kasih bapak TNI, hidup TNI,” teriak mahasiswa.

Situasi nampak mulai aman di sekitar jembatan layang JCC Senayan. Mahasiswa dan Tentara Nasional Indonesia nampak berada dalam satu barisan. Suasana nampak cair, terlihat dari adanya candaan antara mahasiswa dengan sejumlah prajurit.

Sementara pihak kepolisian tetap bersiaga di barisan belakang. Dua unit kendaraan beroda empat water cannon juga terlihat disiagakan.

Sebelumnya, mahasiswa merusak pagar gedung belakang dewan perwakilan rakyat RI dan menimbulkan pos penjagaan dewan perwakilan rakyat RI rusak berat akhir tertimpuk kerikil dan botol air mineral.

Akibat tembakan gas air mata yang pertama dan kedua di belakang Gedung dewan perwakilan rakyat RI banyak penerima perempuan yang menjadi korban dari gas air mata mirip sesak nafas dan pingsan.

BACA JUGA:  Supra Boga Lestari Tambah Satu Gerai Baru di Sawangan

Terdapat enam kali tembakan gas air mata yang ditembakan menurut komando yang berasal dari komandan lapangan di kendaraan beroda empat Brimob yang bertugas.

Para penerima agresi tersebut dilarikan ke Stasiun Palmerah untuk menerima penanganan medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here