Ananda Badudu Rampung Jalani Pemeriksaan

0
15
Ananda Badudu Rampung Jalani Pemeriksaan
Ananda Badudu Rampung Jalani Pemeriksaan

Ananda Badudu Rampung Jalani Pemeriksaan
Musisi sekaligus penggagas Ananda Badudu, rampung menjalani investigasi sebagai saksi terkait dugaan transfer dana kepada mahasiswa yang menggelar agresi unjuk rasa, di Jakarta, 23-24 September lalu.

Vokalis Banda Neira itu, keluar dari Gedung Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, bersama Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid, Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Usman yang mendampingi Ananda mengatakan, pihaknya meminta supaya tidak ada proses aturan lanjutan kepada Ananda. Sebab, apa yang dilakukannya merupakan kepingan dari partisipasi masyarakat untuk memastikan pemerintah berjalan dengan baik.

“Proses hukumnya saya kira lihat nanti yang berkembang, yang niscaya ketika ini keterangan masih sebatas saksi dan kita minta tidak ada proses aturan lanjutan. Ini semuanya kepingan dari partisipasi masyarakat untuk memastikan pemerintah berjalan dengan baik, termasuk Ananda Badudu,” ujar Usman, Jumat (27/9/2019).

Dikatakan Usman, ketika ini status Ananda merupakan saksi. Pihaknya menolak apabila eks wartawan Tempo itu, ditetapkan sebagai tersangka di kemudian hari.

“Dalam masalah ini sejauh diterangkan pihak kepolisian saksi dan kami menolak jikalau ditetapkan tersangka. Kami akan ambil upaya aturan jikalau itu hingga terjadi,” ungkap Usman.

Usman menyampaikan, Ananda menunjukkan keterangan sebagai saksi terkait penggalangan dan transfer dana kepada mahasiswa. “Iya. Ya, diklarifikasi, saya kira itu kepingan dari partisipasi Ananda saja sebagai masyarakat,” katanya.

Menurut Usman, pihaknya semenjak awal meminta supaya Ananda segera dibebaskan tanpa syarat. “Itu sudah dipenuhi oleh Polda, dan kami memberikan apresiasi,” paparnya.

“Setelah itu kita bawa pulang Ananda sebab Ananda perlu istirahat. Kaprikornus nanti kami akan memberikan resmi pernyataan kami bersama dengan para kuasa aturan yang lain, dan juga beberapa organisasi mendampingi Kontras, LBH dan lain sebagainya, juga untuk mendesak kembali pihak kepolisian untuk membebaskan para mahasiswa dan juga pelajar-pelajar yang ditangkap terkait agresi demonstrasi,” tandasnya.

BACA JUGA:  TNI-Polri Amankan Objek Vital Strategis di Papua

Sebelumnya, Ananda dijemput polisi di kawasan tinggalnya, di Jalan Tebet Barat IV Raya, Jakarta Selatan, sekitar pukul 04.25 WIB. Dia, kemudian dibawa memakai kendaraan beroda empat Toyota Avanza menuju ke Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penjemputan itu, diketahui sekuriti dan dua tetangganya.

Pada akun Twitternya, Ananda sempat juga menuliskan soal penjemputan itu. “Saya dijemput polda sebab mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa,” begitu cuitnya, pukul 04.34 WIB, Jumat (27/9/2019).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ananda dijemput untuk diklarifikasi soal dugaan adanya transfer dana sekitar Rp 10 juta kepada mahasiswa.

“Untuk penjelasan saja, akan adanya transfer Rp 10 juta. Awalnya ada massa demo yang dijadikan tersangka sebab melawan petugas, dari hasil investigasi tersangka jikalau menerima transfer (dana) Rp 10 juta dari saksi (Ananda). Makanya saksi diklarifikasi hari ini,” kata Argo.

Diketahui, Ananda belakangan aktif menggalang dana publik lewat Kitabisa.com, guna membantu unjuk rasa para mahasiswa. Sejumlah dana yang terkumpul, kabarnya dipakai untuk membeli konsumsi mirip makan dan minum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here