Tsamara Amany Merasa Sedih Banyak yang Tak Paham Definisi Perkosaan

0
21
Tsamara Amany Merasa Sedih Banyak yang Tak Paham Definisi Perkosaan
Tsamara Amany Merasa Sedih Banyak yang Tak Paham Definisi Perkosaan

Tsamara Amany Merasa Sedih Banyak yang Tak Paham Definisi Perkosaan
Sejak Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany menciptakan status di twitter soal pelecehan seksual rumah tangga (marital rape) banyak komentar bermunculan. Tak sedikit yang kasar. Tagar #Tsamara sempat menjadi trending topic di jagat maya, yakni twitter.

Menanggapi serangan berangasan dan personal itu, Tsamara mengaku sudah biasa menerimannya dan cenderung tidak peduli.

“Tetapi, yang seram dan menyedihkan yaitu kenyataan bahwa banyak orang yang tidak memahami definisi perkosaan dan menganggap perkosaan dalam rumah tangga itu tidak ada atau menganggap itu sesuatu yang baik-baik saja,” kata Tsamara, Selasa (1/10/2019).

Dalam cuitan sebelumnya, Tsamara menulis, “Pemerkosaan dalam rumah tangga itu sangat mungkin terjadi. Ketika pasangan mengajak kekerabatan seksual tanpa consent & memaksa, itu perkosaan. Tidak usah jawab saya pakai banyak sekali macam dalil. Agama mengajarkan menggauli pasangan dengan baik. Selesai. #MaritalRape.”

Salah seorang netizen, dengan akun @nurhaifa02 menanggapi, “Mba Tsamara yang terhormat, di dalam islam itu bila istri menolak undangan suami maka dilaknatlah istri oleh Allah, malaikat, dan seisi bumi. Terima kasih.”

Netizen lain, @AbdRachim12 juga berkomentar, “Duh mba, klo sudah berumah tangga masa ada istilah pelecehan seksual ?????hmmmm, hmmmmm, ini ceritanya mba curhat yah ???”.

Tetapi, ada juga yang membela. Pemilik akun @kalmulki menulis, “Saya heran dengan banyaknya perempuan yg mencemo’oh Tsamara. Padahal, pasal ini dibentuk untuk melindungi kita sbg perempuan itu sendiri, tapi selalu ntah kenapa perempuan lebih jahat kepada perempuan lain”.

Masih menanggapi reaksi netizen, Tsamara mengatakan, dirinya tidak terlalu kaget dengan semua reaksi tersebut.

“Lebih baik kaget dengan fakta bahwa dewan perwakilan rakyat 2014-2019 karenanya gagal mengesahkan RUU-PKS untuk melindungi perempuan dari para lelaki yg menganggap masuk akal pelecehan seksual dalam rumah tangga & korban kekerasan seksual lainnya!,” tulis Tsamara di akun twitter-nya.

BACA JUGA:  Xi Jinping: Tidak Ada yang Bisa Mendikte Tiongkok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here