BPJS Buka Peluang Berbagi Lewat Donasi JKN

0
15
BPJS Buka Peluang Berbagi Lewat Donasi JKN
BPJS Buka Peluang Berbagi Lewat Donasi JKN

BPJS Buka Peluang Berbagi Lewat Donasi JKN
BPJS Kesehatan (BPJSK) membuka kesempatan untuk menyebarkan kepada sesama. Caranya, dengan turut berkontribusi untuk menanggung iuran orang miskin atau kurang bisa yang belum terdaftar di BPJSK melalui agenda Donasi JKN-KIS.

Pelaksana harian (Plh) Deputi Direksi Bidang Perluasan Peserta BPJSK, Mega Yudha Ratna Putra, mengatakan, Program Donasi JKN-KIS ini membuka kesempatan bagi perorangan, tubuh usaha, maupun forum lainnya untuk ikut berkontribusi menanggung masyarakat miskin dan tidak bisa yang belum terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI), baik yang dijamin pemerintah sentra ataupun pemerintah daerah. Mereka bisa didaftarkan menjadi peserta berdikari atau pekerja bukan peserta upah (PBPU) atau bukan pekerja.

“Khususnya untuk peserta berdikari iurannya itu bisa dibayarkan oleh donatur baik itu donatur tubuh perjuangan maupun perorangan,” kata Mega pada agenda pertemuan dengan banyak sekali komunitas sosial di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Mega, biasanya perusahaan atau tubuh perjuangan mempunyai dana corporate social responsibility (CSR) untuk dialokasikan bagi kepentingan sosial. Nah, dana ini bisa dimanfaatkan untuk membayar iuran penduduk yang kurang bisa dan belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

Namun, perlu diperhatikan bahwa yang sanggup menjadi donatur dalam Program Donasi JKN-KIS ialah tubuh aturan atau perusahaan yang telah mendaftarkan pekerja beserta anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. “Jadi sehabis hak karyawan terpenuhi, gres tubuh perjuangan ini bisa ikut berdonasi untuk masyarakat yang membutuhkan,” kata Mega.

Ada ketentuan lain yang harus dipatuhi oleh donatur. Untuk tubuh perjuangan yang perlu diingat ialah wajib membayar untuk satu keluarga terdiri dari suami, isteri, dan anak. Jumlah keluarga yang dijamin bisa berapa saja. Selain itu, iuran peserta yang ditanggung itu harus dibayarkan minimal enam bulan di muka melalui satu Virtual Account selambatnya tanggal 10 setiap bulan.

BACA JUGA:  Setelah 36 Tahun, Pencuri Uang US$ 50 Akhirnya Bebas dari Penjara AS

Sedangkan untuk donatur perorangan, pada prinsipnya kalau membayarkan iuran lebih dari 10 kepala keluarga maka harus diikat melalui perjanjian kolaborasi dengan BPJSK. Tetapi kalau yang ditanggung kurang dari 10 keluarga, maka cukup dengan menciptakan lembar komitmen antara donatur dan BPJSK. Selain itu, wajib membayar iuran minimal satu tahun di muka.

Adapun persyaratan lainnya, baik untuk tubuh perjuangan maupun perorangan, yaitu keluarga harus didaftarkan pada kelas perawatan yang sama. Donatur juga harus menandatangani perjanjian kolaborasi dengan BPJSK.

Yang juga perlu diingat bahwa cara membayar iuran ialah melalui autodebet atau debit otomatis dari rekening donatur. Kaprikornus setiap bulan pribadi dipotong dari rekening donatur untuk melunasi iuran peserta yang ditanggung. Untuk bisa berdonasi donatur bisa tiba ke Kantor Cabang BPJSK yang sudah ada di setiap kabupaten/kota atau lewat kader JKN yang ada di masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here