Kobexindo Pasok 8 Mesin Sapu Industri ke Pabrik Semen Dynamix

0
15
Kobexindo Pasok 8 Mesin Sapu Industri ke Pabrik Semen Dynamix
Kobexindo Pasok 8 Mesin Sapu Industri ke Pabrik Semen Dynamix

Kobexindo Pasok 8 Mesin Sapu Industri ke Pabrik Semen Dynamix
PT Kobexindo Equipment, anak perjuangan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), memasok mesin sapu industri ke PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) untuk kebutuhan pabrik semen Dynamix di tiga lokasi, yakni di Tuban, Narogong dan Cilacap.

Marketing & Product Support Director PT Kobexindo Equipment, Jimmy Santo, mengatakan, produk mesin sapu industri, PowerBoss Armadillo 9X, yang dipasok ke beberapa pabrik semen Dynamix, memakai sistem hidrolis penuh serta dilengkapi dengan penyedot abu atau vakum. Sehingga, mesin sapu itu mampu membersihkan abu di areal industri semen tanpa menyisakan abu yang beterbangan mirip ketika memakai pembersih manual alasannya abu ikut tersedot.

“Selain lebih efektif dan aman, juga tidak menambah polusi dan menciptakan pekerja terpapar secara pribadi oleh debu. Mesin sapu ini juga telah dipakai di industri farmasi, industri properti, industri hiburan, taman bermain dan lainnya,” Jimmy usai program seremonial penyerahan 3 unit mesin sapu abu industri di Pabrik Semen Dynamix di Tuban, Jumat (4/10/2019).

Menurut Jimmy, investasi mesin ini memberi nilai lebih alasannya mempunyai produktivitas yang lebih maksimal dibandingkan dengan cara manual. “Cukup satu orang operator, seluruh lingkungan mampu diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat dan tepat. Apalagi produk ini mempunyai dimensi dan operasional yang gampang dan mampu bermanuver menyesuaikan ruang yang cocok untuk lingkungan mirip di pabrik semen Dynamix ini,” tambahnya.

Jimmy menyatakan, Kobexindo Equipment mempunyai aneka macam macam mesin sapu industri sesuai dengan kebutuhan. Namun, khusus untuk pabrik semen Dynamix, jenis mesin sapu sama mirip yang dipakai di pabrik semen di Tuban, yakni PowerBoss Armadillo 9X, yang diimpor dari Amerika Serikat (AS) dengan kisaran harga sekitar Rp 1,5 miliar per unit.

BACA JUGA:  Presiden Minta Aparat Hukum Tindak Upaya Deligitimasi KPU

“Kami telah menyiapkan 8 unit yang nantinya mampu dipakai untuk pabrik semen Dynamix di kawasan lain selain di Tuban 3 unit, juga di Narogong 3 unit dan Cilacap 2 unit,” ujarnya.

Jimmy menjelaskan, seruan mesih sapu industri di Indonesia memperlihatkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan industri akan pentingnya kesehatan lingkungan industri. Pertumbuhan itu terlihat dari penjualan unit tahun ini.

“Pertumbuhan mesin sapu industri ini tahun ini mencapai 300 persen sehingga mampu memperlihatkan donasi cukup signifikan ketika penjualan alat berat di sektor pertambangan yang melemah dan tren kedepan masih akan terus tumbuh alasannya industri juga mengedepankan efektivitas dalam hal pencucian abu di lingkungan industrinya,” terang Jimmy.

Sementara, Production Manager SBI Tuban Plant, Ari Suswanto, menyatakan, kehadiran mesin sapu atau road sweeper ini akan mendukung upaya perusahaan dalam menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan pabrik.

“Termasuk kesehatan para pekerja baik yang melaksanakan kebersihan maupun yang ada di sekitarnya. Karena kami memang menjaga untuk lingkungan pabrik kami tetap hijau, dengan adanya penyedot abu dan peredam bunyi pada mesin-mesin produksi kami,” ungkap Ari.

Dikatakan, sebelum adanya mesin sapu abu itu, dari sisi produksi di area packer palletizer, abu semen berhamburan dan efeknya ke keamanan, yakni mampu menganggu penglihatan kemudian lintas truk maupun forklift.

“Dengan alat ini abu mampu disapu dengan mudah. Dari sisi merk image, abu di tumpukan kantong semenpun berkurang, sehingga menjadi lebih bersih,” imbuh Ari.

Pabrik semen Dynamix yakni dulunya berjulukan pabrik semen Holcim. Setelah PT Semen Indonesia mengakuisisi 80,6 persen saham Lafarge Holcim di PT Holcim Indonesia, produk Semen Holcim resmi berganti nama menjadi Semen Dynamix. PT Holcim Indonesia juga ikut bertransformasi nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here