Abu Rara Pernah Akan Berangkat ke Suriah

0
7
Abu Rara Pernah Akan Berangkat ke Suriah
Abu Rara Pernah Akan Berangkat ke Suriah

Abu Rara Pernah Akan Berangkat ke Suriah
Syahril Alamsyah alias Abu Rara, pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, disebutkan rekan dekatnya mulai memberikan perubahan semenjak pulang dari Malaysia. Bahkan, Abu Rara pernah mau berangkat ke Suriah, dan ikut dalam sebuah “proyek” di Palu, beberapa tahun lalu.

“Dia di Malaysia hanya sekitar lima bulan. Namun, perubahannya 180 derajat. Segala sikap buruk, mulai narkoba maupun judi ditinggalkannya. Saya dulu itu sahabat dekatnya,” ujar Alex (39) kepada Suara Pembaruan ketika ditemui di Jalan Alfakah V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kamis (10/10/2019) malam.

Alex mengungkapkan, Alamsyah yang dulu dikenalnya tidak luput dari perbuatan maksiat, pun drastis berubah sehabis kembali dari negeri jiran itu. Alamsyah mendadak rajin beribadah dan tidak pernah melepaskan kopiah lobay dari kepalanya. Penusuk Menko Polhukam itu sudah dua kali menikah namun akibatnya bercerai.

Istri pertamanya berjulukan Kanti Neta, berpisah dengan Alamsyah alasannya adalah tidak ada kecocokan. Perceraian itu menciptakan Alamsyah stres bercampur frustrasi. Sejak ketika itu, Alamsyah tidak pernah bolos dalam urusan narkoba, judi toto gelap maupun maksiat.

“Dia itu termasuk orang yang pintar, dan mempunyai pendidikan terakhir sarjana dari salah satu perguruan tinggi tinggi terkemuka di Medan. Setelah kegagalan dalam rumah tangga itu, Alamsyah kemudian menikah lagi dengan Yuni warga asal Medan Timur. Mereka nikah di Hamparan Perak tanpa persetujuan orangtua istrinya,” ujar Alex lagi.

Meski tidak menerima restu, Alamsyah tetap bertanggung jawab menafkahi Yuni. Dia membuka perjuangan pengisian air galon isi ulang dan rental PlayStation. Dari akad nikah itu, pasangan Alamsyah dan Yuni dikaruniai dua anak perempuan.

BACA JUGA:  Pemprov DKI Tolak Ketetapan Tarif MRT dari DPRD

Pernikahan Alamsyah kemudian gagal lagi sehabis sang mertua membawa paksa Yuni pulang. Alamsyah digugat cerai bahkan sempat dipolisikan. Mereka pun berpisah. Alamsyah tidak frustrasi dan tetap melakukan ibadahnya. “Alamsyah sempat memberikan materi dari Suriah. Dia sempat mengajak saya untuk bergabung,” imbuh Alex.

“Tapi waktu bicara sama ia saya iyakan saja. Kalau saya bantah kan nggak enak. Padahal dalam hati kita NKRI harga mati,” ucapnya sambil tertawa.

Alex mengaku tidak lagi bekerjasama dengan Alamsyah sehabis pindah ke daerah Mabar. Pertemuan terakhir Alex dengan Alamsyah sekitar tahun 2015. Alex menemui Alamsyah di rumahnya di Jalan Alfaka VI. Saat itu, rumah Alamsyah belum digusur akhir proyek pembangunan jalan tol Medan – Binjai.

“Bila dihitung dari pertemuan terakhir, kami berdua sudah empat tahun tidak ketemu. Saya terkejut alasannya adalah orang yang saya kenal ternyata pelaku penusukan Menko Polhukam. Berarti tidak meleset dugaan saya, bahwa ia itu sudah masuk kelompok ajaran keras,” sebutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here