Prabowo: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa

0
6
Prabowo: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa
Prabowo: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa

Prabowo: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menegaskan penusukan yang dialami Menko Polhukam Wiranto bukan rekayasa. Prabowo menegaskan itu usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jumat (11/10).

“Saya tidak melihat ada rekayasa,” kata Prabowo.

Prabowo membesuk Wiranto didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. Mereka datang di RSPAD sekitar pukul 18.10 WIB. Prabowo yang siang tadi sempat bertemu Presiden di Istana Negara tidak berbicara banyak kepada media.

Dia membeberkan Wiranto ditangani oleh sembilan dokter Tentara Nasional Indonesia yang menyiratkan luka tusuk yang dialami mantan Pangab itu serius. “Saya lihat tadi ada mungkin sembilan dokter senior dari TNI,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan dirinya mengutuk segala bentuk terorisme yang mampu mengancam keamanan negara dan keutuhan bangsa.

Mantan Danjen Kopassus itu melanjutkan, segala perbedaan pendapat harus diselesaikan secara musyawarah bukan dengan kekerasan.

“Musyawarah mufakat di ruangan, bila perlu pukul-pukul meja. Tapi enggak boleh ada penyelesaian dengan kekerasan, itu saya dari dulu tidak mau dan saya kira kita harus bersatu (melawan) bentuk-bentuk mirip ini,” terangnya.

Wiranto terus dikunjungi koleganya baik dari kalangan politisi, pejabat maupun mantan pejabat. Mantan Ketua MK Mahfud MD turut menyempatkan diri membesuk Wiranto namun tidak diperkenankan dokter untuk memasuki ruangan.

Menurut Mahfud, menurut keterangan dr Terawan Agus Putranto yang merawat Wiranto, usus halus Menko Polhukam itu harus dipotong 40 centimeter dan disambung kembali akhir luka tusuk yang dialaminya.

Sebelumnya, Menhan Ryamizard Ryacudu menyempatkan diri membesuk seniornya di Tentara Nasional Indonesia itu. Ryamizard mengaku bertemu dengan Wiranto namun tidak tega untuk berbicara banyak karena yang bersangkutan masih harus beristirahat.

BACA JUGA:  De Gea Dibayar MU Tidak untuk Membuat Blunder

“Kami semua berdoa, sama-sama berdoa, beliau bangun, saya senang,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here