Reklamasi Dihentikan, Swasta Mundur dari Proyek Tanggul Laut Raksasa

0
5
Reklamasi Dihentikan, Swasta Mundur dari Proyek Tanggul Laut Raksasa
Reklamasi Dihentikan, Swasta Mundur dari Proyek Tanggul Laut Raksasa

Reklamasi Dihentikan, Swasta Mundur dari Proyek Tanggul Laut Raksasa
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, Juaini Yusuf menyampaikan pihak swasta yang mempunyai tanggung jawab untuk mengerjakan pembangunan tanggul maritim acara National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A yaitu pengembang proyek pulau reklamasi, salah satunya yaitu Intiland.

Ketika ditanya alasan pihak swasta mengundurkan diri dari pembangunan tanggul maritim NCICD Fase A, Juaini Yusuf mengungkapkan sebab proyek reklamasi 13 pulau sudah tidak boleh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Pasalnya, pengerjaan tanggul maritim NCICD Fase A itu, merupakan kompensasi dari pengerjaan proyek reklamasi 13 Pulau yang dikerjakan para pengembang tersebut.

“Itu dulu kayaknya, ia kompensasi dari reklamasi ya. Kalau tidak salah. Sekarang jadi tidak diteruskan,” jelas Juaini Yusuf.

Ia mengonfirmasi, dihentikannya proyek reklamasi 13 pulau kuat terhadap mundurnya pihak swasta dalam mengerjakan pembangunan tanggul maritim di pesisir pantai utara Jakarta. “Iya (berpengaruh),” ungkapnya singkat.

Seperti diketahui, proyek pengamanan tanggul maritim dalam NCICD fase A mencapai panjang 62,62 kilometer (km). Namun dari total panjang tersebut, yang harus dikerjakan untuk penguatan tanggul maritim di area kritis ada di sepanjang 46,58 km.

Dari panjang 46,58 km itu, dibagi tiga untuk pengerjaannya. Dengan rincian, Kementerian PUPR sepanjang 19,48 km; Pemprov DKI sepanjang 11,5 km dan swasta sepanjang 15,5 km.

Dari pembagian tersebut, penguatan tanggul maritim yang sudah rampung dikerjakan, untuk bab Kementerian PUPR sepanjang 4,5 km. Kemudian Pemprov DKI sudah menuntaskan penguatan tanggul maritim sepanjang 2,7 km dan swasta sudah menuntaskan sepanjang 2,1 km.

Hanya saja, di tengah jalan, pihak swasta mengundurkan diri. Sehingga sisa pengerjaan penguatan tanggul maritim yang menjadi bab swasta sepanjang 13,4 km harus dibagi dua oleh Kementerian PUPR dan Pemprov DKI.

BACA JUGA:  Batal Hadapi Persebaya, Timnas U-22 Akan Uji Coba Lawan Arema

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here