11 Tokoh Berebut Berebut Perahu Partai Golkar untuk Maju Pilgub Bengkulu

0
10
11 Tokoh Berebut Berebut Perahu Partai Golkar untuk Maju Pilgub Bengkulu
11 Tokoh Berebut Berebut Perahu Partai Golkar untuk Maju Pilgub Bengkulu

11 Tokoh Berebut Berebut Perahu Partai Golkar untuk Maju Pilgub Bengkulu
Sebanyak 11 kandidat bakal calon gubernur (cagub) Bengkulu, berebut bahtera Partai Golkar sebagai sarana untuk maju di pemilihan gubernur (Pilgub) 2020 mendatang.

Keterangan yang dihimpun Suara Pembaruan di DPD Golkar Bengkulu, Minggu (20/10/2019), ke-11 kandidat cagub Bengkulu yang mendaftar di Golkar itu, antara lain Imron Rosyadi, Rohidin Mersyah, Isda Putra, Rosjonsyah, Hijazi, Agusrin Najumudin,
Herliardo, Alfian Antoni, Dadang Mishal, Sasriponi, dan Patrice Rio Cappela.

Dari 11 tokoh yang mendaftar di Partai Golkar itu, 3 di antaranya masih menjadi sebagai kepala daerah, adalah Rohidin Mersyah ketika ini menjabat gubernur Bengkulu, Rosjonsyah menjabat bupati Lebong, dan Ahmad Hijazi sebagai bupati Rejang Lebong.

Sedangkan 8 kandidat lainnya berasal dari mantan bupati dan mantan gubernur juga berasal dari kalangan swasta dan aparatur sipil negara (ASN) aktif.

Mantan bupati Bengkulu Utara yang juga anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Imron Rosyadi usai mendaftar di DPD Golkar Bengkulu, Jumat (18/10/2019) kemudian mengatakan, dirinya serius maju di Pilgub Bengkulu 2020, sehabis menerima pertolongan dari banyak sekali elemen masyarakat di tempat ini.

“Saya serius maju di Pilgub Bengkulu, alasannya adalah menerima pertolongan dari banyak sekali masyarakat di tempat ini. Mereka mengharapkan saya untuk memajukan Bengkulu ke depan. Atas pertolongan tersebut, saya dengan niat nrimo ingin membangun Bengkulu, akan maju di Pilgub 2020,” ujarnya.

Imron menambahkan, dirinya maju di Pilgub Bengkulu dan mendaftar di Golkar, tidak ada niat untuk saling tantang menantang dengan calon petahana Rohidin Mersyah yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu.

“Kita maju di Pilgub Bengkulu bersaing secara sehat. Siapa yang diusung DPP Golkar di Pilgub nanti kita terima dengan lapangan dada. Yang jelas, calon yang diusung DPP tentunya sudah melalui prosedur yang berlaku di partai,” ujar mantan Ketua DPD Golkar Bengkulu Utara ini.

Mantan Bupati Bengkulu Utara dua priode ini menjelaskan, ketika ini dirinya sudah mendaftar di 4 parpol, adalah DPIP, Nasdem, Golkar dan PAN. Hal ini dilakukan supaya dirinya maju di Pilgub Bengkulu diusung oleh partai koalisi.

BACA JUGA:  Della/Rizki Lalui Ujian Pertama

Sebab, tidak ada parpol di Bengkulu, hasil Pemilu 2019 mempunyai 9 dingklik di DPRD setempat. Golkar dan PDIP hanya menerima 7 kursi, sehingga untuk mengusung satu paslon cagub dan cawagub harus menerima suplemen 2 dingklik lagi atau lebih dengan cara berkoalisi dengan parpol.

Karena itu, dirinya akan mendaftar di setiap parpol yang membuka registrasi dan penjaringan cagub dan cawagub dengan cita-cita mereka mampu mengusung di Pilgub 2020 mendatang. “Saya yakin bila hasil survei anggun niscaya didukung partai,” ujarnya.

Hal diungkapkan kandidat gubernur Bengkulu lainnya, Rohidin Mersyah. Ia mengatakan, akan mendaftar disemua parpol yang ada di Bengkulu dengan cita-cita mereka bersedia mengusung dirinya di Pilgub 2020 mendatang.

“Saya akan daftar di semua parpol yang sudah membuka penjaringan cagub dan cawagub Bengkulu. Saya berharap meski tidak semuanya mengusung, tapi beberapa parpol di tempat ini bersedia menawarkan bahtera ke saya sehingga mampu maju di Pilgub Bengkulu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim penjaringan bakal cagub dan cawagub, DPD Partai Golkar Bengkulu, Frentindo mengatakan, dari jumlah kandidat cagub dan cawagub yang mendaftar di Golkar itu, akan disaring menjadi 3 nama.

Hasil penjaringan 3 nama akan disampaikan ke DPD Golkar di Jakarta untuk diputuskan satu nama yang akan diusung pada Pilgub 2020 mendatang. “Tugas kita hanya menyeleksi 3 nama dan yang menetapkan siapa akan diusung dari 3 nama merupakan kewenangan DPP,” ujarnya.

Dari pantuan SP di lapangan, sejumlah nama kandidat gubernur Bengkulu, yang maju di Pilgub 2020, ada tiga nama yang menerima pertolongan besar lengan berkuasa dari masyarakat untuk memimpin provinsi ini lima tahun kedepan, adalah Agusrin Najamudin, Imron Rosyadi dan Rosjonsyah.

Sedangkan calon petahana Rohidin Mersyah tetap berpeluang untuk terpilih menjadi Gubernur Bengkulu masa bakti 2020-2024 mendatang. Kebanyakan masyarakat Bengkulu mengharapkan ada pemimpin gres hasil Pilgub 2020 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here