Gunakan Peta Tiongkok Tanpa Taiwan, Christian Dior Minta Maaf

0
14
Gunakan Peta Tiongkok Tanpa Taiwan, Christian Dior Minta Maaf
Gunakan Peta Tiongkok Tanpa Taiwan, Christian Dior Minta Maaf

Gunakan Peta Tiongkok Tanpa Taiwan, Christian Dior Minta Maaf
Christian Dior telah menjadi merek ajaib terbaru yang meminta maaf kepada Tiongkok. Dior memakai peta Beijing tanpa menggambarkan Taiwan sebagai wilayahnya.

Seperti dilaporkan BBC, Kamis (17/10), merek glamor Prancis itu dikritik di media umum Tiongkok sehabis seorang karyawan dilaporkan memakai peta Tiongkok dalam presentasi yang mengecualikan Taiwan.

Taiwan telah memerintah sendiri semenjak 1950-an, tetapi kebijakan resmi Beijing yaitu bahwa pulau itu yaitu provinsi Tiongkok.

Dior meminta maaf atas “kesalahan dalam representasi” yang dilakukan oleh seorang karyawan.

Isu peta tersebut pecah sehabis satu video diposting daring secara anonim mengklaim memperlihatkan seorang karyawan Dior menawarkan ceramah di satu universitas di Tiongkokdan memperlihatkan peta.

Tampilan peta itu memicu reaksi besar di media sosial, alasannya yaitu orang-orang mengeluh bahwa Dior tidak menghormati klaim teritorial Tiongkok.

“Pernyataan Dior” yaitu salah satu dari 10 item paling banyak dicari di Weibo pada Kamis (17/10).

“Perusahaan pertama sangat meminta maaf atas peristiwa pada 16 Oktober 2019 dikala seorang anggota tim SDM Dior menawarkan presentasi ketika [karyawan] melaksanakan kesalahan dalam representasi dan menawarkan klarifikasi yang salah,” kata perusahaan itu dalam pernyataan.

Christian Dior menyatakan telah melaksanakan “penyelidikan yang intensif”, dan menambahkan bahwa itu akan “secara serius menangani” duduk perkara ini.

“Dior selalu menghormati dan menjunjung tinggi prinsip satu Tiongkok, dengan sangat menjunjung tinggi hak-hak Tiongkok dan kedaulatan penuh, menghargai perasaan warga Tionghoa,” tambahnya.

Menantang Klaim

Dalam beberapa tahun terakhir, pengguna media umum Tiongkok secara garang mengejar perusahaan yang mereka yakini menantang klaim teritorial Tiongkok.

Tiongkok yaitu pasar besar untuk merek-merek mewah, sehingga merek-merek itu tidak ingin mengambil risiko kehumasan negatif atau boikot dengan menyinggung konsumen Tiongkok.

BACA JUGA:  11 Tokoh Berebut Berebut Perahu Partai Golkar untuk Maju Pilgub Bengkulu

Pada Agustus lalu, Versace meminta maaf sehabis gambar pada salah satu kausnya tampak menyiratkan Hong Kong dan Makau yaitu wilayah independen.

Coach dan Givenchy juga menghadapi reaksi baru-baru ini atas representasi wilayah Tiongkok pada beberapa produk pakaian.

Maskapai penerbangan dan jaringan hotel juga harus meminta maaf sehabis mendaftarkan Taiwan sebagai negara terpisah pada sajian pemesanan mereka, bukan sebagai bab dari Tiongkok.

Awal pekan ini, Vietnam melarang film animasi Abominable di atas formasi peta lainnya. Film tersebut, pertalian pertama antara Dreamworks dan Pearl Studio Tiongkok, secara singkat menampilkan peta yang memperlihatkan wilayah Laut China Selatan yang diklaim oleh Vietnam sebagai wilayah Tiongkok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here