Jokowi Instruksikan Esemka Jangan Hilang Usai Pilpres

0
335
Pabrik Esemka
Pabrik Esemka

Staf Khusus Presiden Bidang Sosial Diaz Faisal Malik Hendropriyono memastikan nama Esemka tidak akan karam sehabis Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden yang bakal dilakukan tahun depan.

Menurut Diaz, hal tersebut merupakan mandat pribadi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) biar Esemka mampu lahir sebagai kendaraan beroda empat nasional dan masuk ke peta industri otomotif di dalam negeri.

“Pak Jokowi selalu menekankan dan beberapa kali menanyakan kepada saya untuk memastikan bahwa produk Esemka itu benar terwujud,” kata Diaz ketika ditemui di daerah Jakarta Selatan belum usang ini.

Ia menyampaikan Esemka sudah menjadi mimpi dan pujian Jokowi semenjak memimpin kota Solo. Sehingga apapun yang terjadi usai Pemilu Presiden, nama Esemka dibutuhkan tidak lenyap.

“Karena apa itu pujian ia semenjak masih jadi walikota ya,” ucapnya.

Nama Esemka memang lahir ketika Jokowi menjabat sebagai Walikota Solo (2005-2012). Saat itu Jokowi sangat gencar mempromosikan mobil-mobil yang dibentuk oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Namun, sehabis Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta (2012 – 2014) dan berhasil menjadi Presiden pada Oktober 2014, nama Esemka cenderung redup hingga sekarang. Kabar produksi massal Esemka timbul karam hingga balasannya menguap.

Menyikapi hal tersebut, Diaz yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menyampaikan bahwa hilangnya Esemka dikarenakan masih mencari tim yang solid.

Diaz menyebut harus ada tim yang besar dan solid untuk menangani Esemka. Esemka sendiri kini dipegang oleh Adiperkasa Citra Esemka Her (ACEH) yang dipimpin ayah Diaz, yaitu AM Hendropriyono.

“Hilang itu alasannya adalah memang kami harus menciptakan tim yang pro untuk membangkitkan produk lokal itu. Makanya harus ada tim besar yang mampu produksi massal kendaraan beroda empat itu. Nah itu makanya selama ini (Esemka) naik turun. Dari pabrik kecil, ya mustahil kami mampu menciptakan produksi masal,” ucap Diaz.

BACA JUGA:  Para Tokoh Punya Peran Penting dalam Pencegahan Radikalisme

Diaz menolak bila Esemka disebut-sebut sebagai kendaraan politik Jokowi.

“Oh enggak, apa saja di tahun politik semua mampu dipelintir jadi jualan politik. Tapi ya seharusnya jikalau memang mampu jadi produk lokal buatan bangsa kan itu yang harus dibanggakan,” ucap Diaz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here